Agar Kebakaran Hutan dan Lahan Tak Berulang

Surya Perkasa, Media Indonesia, Krisiandi – 09 November 2015 16:49 wib

Forum Komunikasi Politeknik Indonesia berunjuk rasa saat mengikuti Car Free Day di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (18/10/2015). Foto: Galih Pradipta/MI

Forum Komunikasi Politeknik  Indonesia berunjuk rasa saat mengikuti Car Free Day di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta Minggu (18,10/2015). Foto Galih Pradipta/ MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Kebakaran hutan parah melanda Indonesia tahun ini. Pemerintah menyebut 1,7 juta hektare hutan dan lahan dilalap api. Sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana mendata 2,1 juta hektare yang terbakar.

Berbeda dengan dua versi itu, Persatuan Sarjana Kehutanan Indonesia merilis 3,4 juta hektare hutan dan lahan hangus. Perbedaan acuan dan rentang waktu pendataan membuat angka-angka kebakaran lahan dan hutan berbeda.

Yang jelas, kebakaran hutan yang melanda Pulau Sumatera dan Kalimantan itu menimbulkan asap pekat yang mengepung banyak daerah. Asap bahkan memapar Singapura dan Malaysia. Dua Negeri Jiran ini lantang menyuarakan keluhannya.

Belakangan diketahui, kebakaran hutan juga melanda Indonesia bagian timur, seperti Maluku dan Papua. Data terakhir, 75 juta jiwa jadi korban kabut asap. Sedikitnya 13 orang meninggal terpicu infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Rakyat mengeluh dan protes. Pemerintah tampak kesulitan memadamkan api yang semakin parah karena El Nino. Kemarau berkepanjangan membuat pemadaman semakin sulit.

Bantuan luar negeri berdatangan. Namun, bantuan itu juga tak signifikan membantu pemadaman. Hujan yang mengguyur kawasan terpapar asap lebih mendingan.

Media Research Center, lembaga riset di bawah naungan Media Group, membedah akar masalah pemicu kebakaran hutan, pencegahan dan rehabilitasi lewat focus discussion group, pekan lalu. FGD dihadiri 33 narasumber.

3 thoughts on “Agar Kebakaran Hutan dan Lahan Tak Berulang

  1. Pingback: fotbollströjor barn

  2. Pingback: fußballtrikots Günstige

  3. Pingback: maglie calcio