Bagaimana Generasi Milenial Mendapatkan Berita

 

Sebuah hasil riset di Amerika Serikat menunjukkan bahwa generasi milenial juga masih memerlukan berita dalam aktivitas sehari-harinya. Riset ini menunjukkan bahwa berita dikonsumsi juga oleh mereka dan digunakan sebagai rujukan dan bahan konfirmasi berbagai informasi yang beredar di dunia maya termasuk di media sosial. Riset ini memberikan informasi tambahan mengenai perilaku generasi milenial seperti di Amerika Serikat.

Dalam laporan berjudul How Millenials Get News: Inside the Habits of America’s First Digital Generation disebutkan bahwa sekitar 85 % mereka update dengan berita yang disesuaikan dengan kepentingan mereka. Sebanyak 69 % mereka mendapatkan berita tiap hari. Sekitar 45 % mengikuti lima atau lebih berita utama yang negaranya. Mereka juga senang melihat berbagai aneka opini terhadap isu-isu utama di media sosial. Jumlahnya mencapai 86 % yang sukai berbagai pandangan terhadap satu berita. Mereka juga setidaknya melanggan aplikasi berita . Jumlah mereka sekitar 40%.

Data itu menunjukkan bahwa mereka mengkonsumsi berita dengan cara berbeda dari generasi sebelumnya. Mereka tidak menonton televisi berita secara berkala, tidak membaca surat kabar atau secara rutin mengakses situs berita. Namun mereka sadar butuh akan berita meski caranya berbeda dengan generasi sebalum mereka.

Riset ini menunjukkan bahwa generasi milenal secara regular mengkonsumsi campuran dari berita utama, berita gaya hidup dan berita “news you can use” yang secara praktis terkait dengan kepentingan mereka.

Generasi milenial, demikian riset ini, mengikuti berita tentang politik, kriminal, teknologi, komunitas lokal dan isu-isu sosial setelah adanya laporan mengenai budaya populer, selebriti, gaya hidup atau fashion.

Hasil riset The Media Insight Project yang dirilis tahun 2015 ini merupakan bekerjasama antara lain dengan Associated Press menyebutkan bahwa generasi milenial mengikuti berita karena rekomendasi dari sesama mereka melalui media sosial. Dan ketika mereka membaca atau menonton berita itu cenderung melihat berbagai opini di dalamnya bahkan melakukan pendalaman soal perbedaan pendapat itu.

Sebanyak 47 % pengguna Facebook menyatakan mereka mencari berita merupakan motivasi untuk berkunjung dan berinteraksi. Sekitar 88 % dari responden milenial yang berusia 18-34 tahun ini mendapatkan berita dari Facebook dan lebih dari setengahnya mendapatkan berita dari Facebook setiap hari.

Selain Facebook, media untuk mendapatkan berita juga dari Youtube (83 %) dan Instagram (50%). Media sosial dengan demikian memainkan peran penting di kalangan generasi milenial bagaimana mereka mengetahui dunia sekitarnya. ***

One thought on “Bagaimana Generasi Milenial Mendapatkan Berita

  1. Pingback: big kids jordan trainers